Integritas Higiene melalui Aplikasi Coving di Industri Farmasi dan Makanan & Minuman
Dalam operasional industri farmasi serta makanan dan minuman, standar kebersihan bukan sekadar elemen pendukung, melainkan fondasi utama. Kontaminasi silang yang dipicu oleh akumulasi kotoran dapat berakibat fatal pada keamanan produk. Salah satu solusi teknis yang menjadi standar wajib dalam desain ruang produksi higienis adalah penerapan coving atau curving.
Secara fungsional, coving diperlukan untuk menghilangkan sudut mati (siku-siku) yang umumnya menjadi tempat bersarangnya debu, kelembapan, dan mikroorganisme. Sudut tajam 90 derajat sangat sulit dijangkau oleh peralatan pembersih standar, sehingga menciptakan risiko penumpukan residu organik. Dengan mengubah sudut tajam menjadi lengkungan halus, proses sanitasi menjadi jauh lebih efisien dan menyeluruh, sesuai dengan mandat Good Manufacturing Practices (GMP) dan standar HACCP.
Titik Aplikasi dan Material Utama
Implementasi coving biasanya difokuskan pada titik-titik pertemuan struktural yang kritis. Area yang paling utama adalah pertemuan antara dinding dengan lantai beton, di mana tumpahan cairan atau sisa produksi sering terkumpul. Selain itu, aplikasi ini juga sangat krusial pada sudut pertemuan antara dua sisi dinding yang berbeda, serta area antara dinding dengan langit-langit. Dengan menyatukan seluruh elemen permukaan secara melengkung, tercipta sebuah sistem ruangan yang “seamless” atau tanpa sambungan yang terbuka.
Dari segi pemilihan bahan, industri umumnya menggunakan material yang memiliki ketahanan mekanis dan kimia yang tinggi. Dua opsi yang paling populer adalah:
- PU Concrete Mortar: Sangat unggul dalam menahan beban berat, benturan, serta perubahan suhu ekstrem (thermal shock).
- Epoxy Mortar: Memiliki daya rekat yang sangat kuat pada substrat beton dan memberikan hasil akhir yang sangat halus serta kedap air, sehingga sangat efektif mencegah penyerapan bakteri ke dalam pori-pori dinding.
Standar Radius dan Rekomendasi Material
Dalam menentukan dimensi lengkungan, ukuran radius sangat menentukan kemudahan aksesibilitas alat kebersihan. Secara umum, industri menggunakan radius berkisar antara 25 mm hingga 100 mm. Radius yang terlalu kecil akan tetap sulit dibersihkan, sementara radius yang terlalu besar mungkin akan memakan terlalu banyak ruang lantai yang berharga.
Untuk memastikan hasil yang tahan lama dan memenuhi standar audit internasional, pemilihan merek material menjadi sangat krusial. Beberapa penyedia solusi lantai industri yang sangat direkomendasikan adalah Propan dan Flowcrete. Kedua produsen ini memiliki lini produk spesifik untuk coving mortar yang telah teruji kekuatannya dalam menghadapi lingkungan pabrik yang keras, baik itu paparan bahan kimia pembersih maupun lalu lintas alat angkut berat.
Secara keseluruhan, investasi pada sistem coving yang tepat bukan hanya soal estetika ruangan, melainkan langkah strategis untuk menjamin keamanan konsumen dan kelancaran sertifikasi higiene industri Anda.
