Aplikasi Epoxy Mortar untuk Lantai Beton Industri

Lantai beton di lingkungan industri seringkali terpapar kondisi ekstrem, mulai dari beban berat, abrasi, hingga paparan bahan kimia. Untuk mengatasi tantangan ini dan meningkatkan performa lantai, penggunaan epoxy mortar menjadi solusi yang sangat efektif. Epoxy mortar adalah campuran resin epoxy, hardener/curing agent, dan agregat (pasir silika) khusus yang menghasilkan material sangat kuat dan tahan lama.

Kapan material epoxy mortar digunakan di atas lantai beton?

Material ini digunakan ketika lantai beton membutuhkan perbaikan struktural, peningkatan kekuatan, atau perlindungan ekstra. Ini sangat cocok untuk: 

  • Perbaikan Kerusakan: Mengisi retakan, lubang, atau area yang rusak parah pada lantai beton.
  • Peningkatan Kekuatan Tekan: Meningkatkan kemampuan lantai menahan beban berat, seperti di area produksi, gudang, atau jalur forklift.
  • Perataan Permukaan: Meratakan permukaan lantai yang tidak rata sebelum aplikasi pelapisan akhir.
  • Zona Abrasi Tinggi: Area yang sering mengalami gesekan dari lalu lintas kendaraan berat.

Berapa tebal aplikasi epoxy mortar pada umumnya?

Ketebalan aplikasi sangat bervariasi tergantung pada kondisi lantai dan specification di suatu project. Umumnya, ketebalan berkisar antara 3 mm hingga 10 mm. Untuk perbaikan lokal pada retakan atau lubang, ketebalan bisa disesuaikan dengan kedalaman kerusakan, sementara untuk perataan area luas, ketebalan yang konsisten sangat diperlukan.

Apakah lapisan epoxy mortar harus dilapisi lagi di atasnya?

Epoxy mortar dapat digunakan sebagai lapisan akhir tanpa pelapisan tambahan jika estetika bukan prioritas. Namun, secara profesional, epoxy mortar sangat direkomendasikan untuk dilapisi lagi di atasnya. Pelapisan tambahan (top coat) memberikan manfaat berupa:

  • Estetika: Memberikan pilihan warna dan tingkat kilau yang menarik.
  • Higienitas: Permukaan menjadi lebih halus sehingga debu tidak mudah menempel dan mudah dibersihkan.

Keamanan: Memungkinkan penambahan agregat anti-slip untuk mencegah kecelakaan kerja.

Kelebihan Epoxy Mortar dibandingkan Screed Beton Biasa

  • Kekuatan Tekan Sangat Tinggi: Secara umum, produsen material memproduksi epoxy mortar dengan kekuatan tekan (compressive strength) berkisar antara 70 MPa hingga 100 MPa, jauh melampaui beton K-350 biasa.
  • Ketahanan Abrasi Unggul: Lebih tahan terhadap gesekan roda forklift maupun beban geser.
  • Daya Rekat Sangat Baik: Memiliki ikatan monolitik yang kuat dengan substrat beton.

Tidak Susut (Non-Shrink): Berbeda dengan material berbahan dasar semen, epoxy mortar tidak mengalami penyusutan karena tidak mengandung bahan semen. Hal ini membuatnya tidak menimbulkan retak rambut (crazing) yang biasanya terjadi pada material screed beton atau cementitious mortar akibat proses hidrasi

Waktu Pengeringan dan Lapisan Lanjutan

Waktu yang diperlukan sebelum epoxy mortar dapat dilapisi lagi berkisar antara 12 hingga 24 jam pada suhu ruangan normal. Jenis material yang umum digunakan sebagai lapisan di atasnya meliputi Epoxy Coating, PU (Polyurethane) Coating, atau Epoxy Self-Leveling.

Rekomendasi Merk Produk Epoxy Mortar

Untuk hasil yang maksimal dan terjamin kualitasnya, rekomendasi dari penulis adalah menggunakan merk Propan atau Flowcrete. Kedua produsen ini memiliki rekam jejak yang sangat baik dalam menyediakan sistem lantai industri yang tahan lama dan sesuai dengan standar internasional.